SITI Badriah artis ibukota ‘menggoyang’ warga kota Buntok, Kabupaten Barito Selatan saat malam pergantian tahun baru di Stadion Batuah, Kamis (31/12/2015) malam.
Selain warga Buntok, ratusan warga dari kabupaten tetengga seperti Barut, Bartim dan Murung Raya juga datang hanya untuk menyaksikan kehadiran artis yang terkenal lewat lagu ‘Suamiku Kawan Lagi’.
Warga mulai berdatangan ke Buntok mulai Kamis pagi. Tak pelak, kota Buntok dibuat macet. Pukul 17.42 WIB, puncak kemacetan terjadi. Semua jalan dipenuhi kendaraan dan pejalan kaki.
“Kami dari Jalan Merdeka Raya butuh waktu satu jam baru sampai ke Stadion Batuah. Bisa dibayangkan semua jalan macet,” kata Ade Irma warga Tabakanilan, Barsel.
Alhasil, puluhan ribu warga dari berbagai daerah memadati Stadion Batuah untuk menyaksikan hiburan rakyat yang digelar Pemkab Barsel.
Dengan acara ini maka warga bisa melihat langsung wajah serta body Siti Badriah. Pukul 11.20 WIB acara yang dinanti pun tiba.
Mereka berteriak histeris saat Siti Badriah melantunkan lagu pertamanya Bara Bere.
Warga berjoget mengikuti alunan lagu yang dinyanyikan. Tujuh lagu hits dinyanyikan secara nonstop seperti Bara Bere, Selimut Tetangga, Goyang Dumang, Suamiku Kawin Lagi, Ku Tak Bisa Dari Slank dan Berondong Tua.
Tak pelak warga pun bergoyang dan ikut melantunkan tembang yang dilantunkannya.
“Masih kuat? panas ya? mau lagu apa? sapa Siti Badriah.
Lagu pamungkas yang dibawakannya sekaligus yang ditunggu yakni Berondong Tua dibawakkannya dipenghujung acara membuat suasana riuh rendah oleh teriakan penonton.
“Semoga kita bisa bertemu kembali bila ada kesempatan lagi,” ucapnya. Kepada Borneonews, Siti Badriah mengaku sangat terkesan bisa datang ke Buntok, sebab warganya ramah.
“Biasanya saat manggung di daerah lain pononton membludak seperti ini pasti ada keributan walau kecil, namun di sini tidak sedikit pun ada keributan. Saya bangga dan mengucapkan terima kasih kepada warga Kalteng khususnya Barsel,” ucapnya.
Sementara itu Bupati Barsel, Farid Yusran mengatakan acara pisah sambut pergantian tahun ini untuk memberikan hiburan kepada masyarakat. (B-6)


