PARA pejabat di Kota Pa­langka Raya dan Pro­vinsi Kalimantan Te­ngah menjajal dua kapal wisata super mewah, Kamis (31/12/2015). Dua ka­pal­ wisata itu adalah airboat dan air craf.

Secara resmi, dua kapal wi­sata yang baru dibeli oleh dinas perhubungan itu di-launching di Pelabuhan Rambang, Kamis siang.

Pertama, para pejabat peme­rintah kota, provinsi, ter­masuk Kapolres Palangka Ra­ya AKBP Jukiman Situmorang­ menjajal kapal wisata air craf seharga Rp1,8 miliar itu deng­an menyusuri Sungai Kaha­yan mulai dari Pelabuhan Ram­bang ke arah Jembatan Ka­hayan lalu balik lagi.

Setelah itu, Walikota Riban Satia bersama Wakilnya Mofit Sap­tono Subagio, kapolres, kepala SKPD, dan beberapa anggota dewan kembali men­ja­jal kapal wisata air boat seharga Rp1,6 miliar.

Saat menjajal kapal, waliko­ta bersama kepala SKPD me­nyempatkan untuk rapat da­lam kapal wisata tersebut.

Materi rapat seputar tekni­s pengoperasionalan kapal, termasuk membahas bera­pa­ tarif sewa yang akan diber­lakukan kepada calon wisatawan nantinya.

Sesuai desainnya, kapal su­sur khusus ini digunakan un­tuk mengarungi sungai, se­dangkan untuk air craf bi­sa digunakan untuk menjelaja­hi wilayah rawa yang ke dala­m­an airnya dangkal.

Kapal susur ini maksimal mampu mengangkut 38 penumpang, sedangkan untuk air craf maksimal 23 orang.

Se­telah di-lounching, dua kapal wisata super mahal ini langsung diserahkan pengelolaannya kepada dinas pariwisata dan kebudayaan, sedangkan tugas dinas perhubungan hanya bertugas untuk pengadaannya.

Sayangnya Kepala Dinas Perhubungan Palangka Raya, Renson belum bisa memberikan info mengenai tarif sewa yang akan diberlakukan.

“Draf tarif sewa dua kapal wi­sata sudah dibuat oleh dinas pariwisata. Nanti akan ditetapkan oleh walikota, baru bisa berlaku,” katanya. (RI/B-6)