PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Sejumlah desa di Kabupaten Murung Raya terdampak banjir akibat tingginya intensitas hujan beberapa hari belakangan ini. Khususnya masyarakat yang bermukim di daerah rawan banjir, terutama di bantaran sungai Barito yang menjadi langganan banjir ketika intensitas hujan tinggi. 

Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph memerintahkan SOPD terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, dan seluruh Camat dan Luar siaga dan bergerak cepat apabila banjir yerus meluas dan masyarakat segera memerlukan evakuasi termasuk kebutuhan pangan.

Bupati menyampaikan, perlu menjadi perhatian jangan sampai bencana banjir menimbulkan korban jiwa. "Kita berharap aktivitas masyarakat dalam waktu singkat sesegra mungkin kembail normal seperti sediakala."

Ia mengatakan saat ini debit air sungai Barito yang masuk ke wilayah Hungan ini sudah mengalami bertahan (tidak ada kenaikan air) tetapi apabila masih hujan lebat masih terus-menerus di hulu sana sungai Barito, tentunya debit air yang disinipun akan berpotensi meningkat, namun ia harapkan tidak berpotensi demikian.

"Kita dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya bersama dengan BPBD Kabupaten Murung Raya akan memantau ke titik-titik tertentu yang dinilai rawan, kemudian kita nanti akan menginventarisir jenis bantuan apa saja yang layak, sesegera kita salurkan kepada masyarakat kita yang membutuhkan, kita berharap supaya banjir sungai Barito yang meluap sampai ke pemukiman penduduk itu cepat surut, kepada warga untuk tetap jaga kesehatan dan tanggap terhadap perubahan iklim dan cuaca," ungkap Bupati Perdie.

--page

Bupati Perdie  menaruh rasa peduli dan prihatin. Ia pun terus memantau perkembangan banjir dan melakukan komunikasi terhadap masyarakat yang sudah terdampak banjir dan bertanya langsung perihal kondisi kesehatan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Murung Raya Kariadi menyebutkan memang banjir ini musiman ketika curah hujan tinggi. Ia minta warga tetap waspada dengan kondisi ini. Adapun kenaikan air sendiri terus dipantau Badan Penanggulangan Bencana Daerah Murung Raya. Petugas juga mengerahkan perahu karet untuk membantu aktivitas warga.

"Kami menghimbau masyarakat agar tatap waspada terhadap bencana banjir ini karena kondisi cuaca yang tidak menentu. Hampir setiap hari turun hujan di wilayah kita ini. Dikhawatirkan ada banjir kiriman kembali dari wilayah hulu. Jadi masyarakat tetap kita imbau untuk waspada, terutama yang berada di pinggiran sungai, kejadian banjir seperti ini sudah merupakan hal yang biasa karena etensitas curah hujan lebat beberapa hari belakangan ini, khususnya setiap curah hujan cukup lebat di daerah hulu sungai Barito," terangnya.

Sementara itu ada puluhan desa dimana pemukiman masyarakat nya telah terendam bajir bahkan sampai di ketinggian pinggang orang dewasa.

Kecamatan yang terdampak diantaranya Kecamatan Seribu Riam, Permata Intan, Sumber Barito, Laung Tuhup, dan Kecamatan Murung.

Diperkirakan ada ratusan rumah bahkan ribuan rumah terendam banjir, namun saat ini pihaknya tengah mendata berapa desa dan rumah yang terdampak. (Trs)