KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Warga Kasongan, Kabupaten Katingan mengeluhkan kondisi air Sungai Sala yang sudah beberapa pekan terakhir keruh bercampur lumpur.

Akibat Sungai Sala ini keruh dikhawatirkan bakal merusak ekosistem terutama di jalur DAS Sala ini. Selain itu aktivitas warga di sungai ini juga menjadi terganggu serta dinilai mempengaruhi mata penceharian, terutama warga yang biasa mencari ikan di sungai.

"Saya cukup prihatin setelah melihat kondisi air Sungai Sala ini keruh dan bercampur lumpur, sebab akibat keruh saya jarang lagi memancing ikan di Sungai Sala ini," kata salah seorang warga yang enggan disebut namanya, Selasa, 24 Mei 2022.

Menurut warga tersebut, sebelum keruh dirinya tidak jarang memancing ikan di Sungai Sala ini dengan hasil memancing cukup lumayan terutama untuk kebutuhan tangganya sendiri. Namun seiring air sungai yang keruh lebih dua pekan terakhir ini, aktivitas memancingnya dialihkan ke tempat lainnya yang airnya tidak keruh.

"Sungai Sala ini membentang dan meointasi wilayah Kota Kasongan, berhulu di wilayah ujung Kereng Batu dan berhilir di Sungai Katingan ujung Kampung Banjar," katanya.

--page

Untuk itu ia berharap kepada pihak-pihak berwenang untuk melakukan pengecekan atau pengujian terkait air Sungai Sala keruh ini. Apakah dari faktor alam, atau ada penyebab lain yang disebabkan oleh manusia.

"Karena Sungai Sala ini melintasi Kota Kasongan, sehingga cukup mengganggu pemandangan ketika kemudian airnya keruh seperti bercampur lumpur," imbuh warga tersebut. (ABDUL GOFUR/B-6)