TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Jembatan Sei (Sungai) Awang di Desa Hayaping Kabupaten Barito Timur tertutup luapan banjir sungai tersebut. Akibatnya, 33 rumah warga ikut terdampak banjir.

Kepala Desa Hayaping, Krisnayadi, saat dikonfirmasi Borneonews menjelaskan, hujan lebat mulai melanda Desa Hayaping sekitar pukul 01.00 WIB hingga pagi.

"Kondisi terkini Jembatan Sei Awang masih tertutup banjir dan ada tiga RT yang terdampak banjir yakni RT 03, RT 04 dan RT 06," katanya pada pukul 09.40 WIB, Kamis, 26 Mei 2022.

Meski demikian, hingga saat ini, belum ada warga yang dievakuasi. Beberapa warga juga masih berani melintasi jembatan tersebut karena merupakan akses utama menuju ibu kota kabupaten.

Krisnayadi berharap, dalam kondisi seperti ini, pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat merespon cepat dengan turun ke lapangan agar mengevaluasi penyebab banjir serta kebutuhan warga yang terdampak banjir.

"Tentu harus ada respon cepat dari pemerintah daerah saat ada bencana seperti ini supaya ke depan bisa dicarikan solusinya," kata Krisnayadi.

--page

Informasi yang dihimpun dari masyarakat, banjir juga melanda Desa Runggu Raya, Kalamus, Pangkan dan Desa Karang Langit. Namun hingga berita ini diturunkan, Borneonews belum bisa mendapatkan informasi yang akurat dari masing-masing kepala desa. (BOLE MALO/B-7)