BORNEONEWS, Tamiang Layang - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG mengingatkan masih adanya potensi hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir selama 3 hari ke depan di wilayah Kabupaten Barito Timur.
"Kondisi hujan lebat disertai angin kencang dan petir masih berpotensi terjadi dalam tiga hari kedepan," kata Kepala Stasiun Meteorologi Sanggu, Nur Setiawan menanggapi banjir yang melanda beberapa desa di Barito Timur, Kamis 26 Mei 2022.
Dia menjelaskan hujan lebat yang melanda wilayah Barito Timur sejak dini hari tadi juga terjadi di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah bagian utara.
"Memang dari tadi malam hingga pagi ini sebagian besar wilayah Kalteng bagian utara terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat termasuk Barito Timur. Ini terjadi karena masa transisi atau pancaroba yang berpeluang terjadi perubahan dalam waktu singkat berupa hujan sedang hingga lebat," jelasnya.
Dia menambahkan dari analisis data curah hujan 7 hari terakhir di wilayah hulu Sungai Barito yakni Kabupaten Murung Raya dan Barito Utara, terjadi hujan sedang hingga lebat. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan debit air di daerah selatan dari kedua kabupaten tersebut.
Melihat potensi hujan lebat yang masih terjadi, Nur Setiawan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak yang ditimbulkan peralihan musim hujan ke musim kemarau.
--page
"Dengan bersinergi bersama-sama pihak terkait, masyarakat bisa mengecek kondisi pohon dan memangkas apabila sudah terlalu rindang atau rapuh, juga kondisi atap rumah terutama terbuat dari bahan ringan," pesannya.
"Masyarakat juga terus ikuti perkembangan cuaca dari InfoBMKG agar dapat melakukan langkah antisipasi," lanjutnya. (BOLE MALO/B-11)









