SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Sudah hampir sepekan rumah warga di Dusun Balopo, Desa Ramban, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur terendam. "Sudah 5 hari ini rumah kami terendam banjir," kata Misran warga setempat, Kamis, 26 Mei 2022.

Banjir kata Misran hingga hari ini tidak ada tanda-tanda akan surut, pasalnya air terus bertahan dengan ketinggian saat ini dan merendam rumah mereka.

Juliansyah warga lainnya menyebutkan rumah mereka terendam akibat hujan yang turun beberapa hari ini dengan intensitas yang cukup tinggi.

Daerah mereka itu ada 52 rumah warga dan semuanya terendam. "Akibat kondisi ini sudah 5 hari ini kami tidak bisa apa-apa," tegasnya.

Sementara itu Amat warga lainya berharap ada bantuan dari pemerintah kepada mereka, karena dengan kondisi ini mereka tidak bisa bekerja, sementara kebutuhan hidup terus menipis.

"Hingga kini belum ada bantuan, kami sangat berharap ada bantuan karena kami tidak bisa bekerja," tukas Amat.

Menurut Amat mereka juga khawatir air akan terus meninggi, apalagi cuaca sejak beberapa hari ini terus terjadi hujan. "Bahkan hari ini mendung, kalau hujan turun lagi air bisa semakin meninggi," tegasnya. (NACO/B-6)