TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Relawan Amuntai Peduli Sesama dari Kabupaten Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan, tiba di Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur pukul 10.30 WIB, Jumat, 27 Mei 2022, untuk memberikan dukungan bagi relawan dan masyarakat Barito Timur.

"Kami ke sini karena rasa sepenanggungan setelah melihat banjir yang melanda beberapa desa di Barito Timur," ungkap Ketua Amuntai Peduli Sesama, Muhammad Yusuf.

Dengan menggunakan dua buah mobil, 11 relawan Amuntai Peduli Sesama membawa perlengkapan evakuasi sehingga memudahkan saat membantu warga yang terjebak banjir.

"Kami bersama teman-teman relawan yang lain membawa perahu fiber, rompi pelampung dan alat penerangan untuk kebutuhan evakuasi," jelas Yusuf saat disambut oleh Koordinator Kebencanaan Relawan Matabu Jaya, Ahmad Khomaru.

Pantauan Borneonews hingga pukul 10.00 WIB di beberapa lokasi banjir air mulai surut namun genangan masih cukup dalam. Di Desa Haringen akses dari Tamiang Layang menuju desa tersebut sudah bisa dilewati namun masih terdapat genangan air yang cukup dalam di jalan.

Sedangkan di Tamiang Layang banjir masih meluap di Jalan A Yani meski tidak sedalam malam tadi. Sistem buka tutup yang diterapkan petugas kepolisian menyebabkan terjadi kemacetan lalu lintas di lokasi banjir tersebut.

--page

Di Dusun Rangen Desa Rodok dan Dusun Rantau Pusi Desa Tampa banjir juga masih dalam, meski demikian sebagian besar warga memilih bertahan di rumah.

Pemerintah desa, relawan dan masyarakat umum mulai bergotong-royong membuka dapur umum di lokasi banjir ya parah seperti Desa Haringen, Kelurahan Tamiang Layang dan Desa Tampa. (BOLE MALO/B-11)