PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) telah memiliki kantor Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan (KIPM) yang merupakan bagian dari BKIPM dibawah unit organisasi Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Keberadaan kantor tersebut, mendapat apresiasi dari Anggota DPR RI Komisi VI Bambang Purwanto. Untuk itu, ia mendorong agar kementerian dapat segera melengkapi sarana prasarana yang memadai dan canggih, guna menunjang kinerja petugas KIPM Pangkalan Bun.

"Jadi, balai karantina ini  harus dilengkapi dengan alat lab yang memadai serta canggih, karena ini yang akan menunjang kinerja mereka," kata Bambang Purwanto, usai menghadiri kegiatan Bulan Mutu Karantina 2022, di Desa Pasir Panjang, pada Jumat, 27 Mei 2022.

Bambang mengungkapkan, bahwa sesuai dengan tugasnya, BKIPM ini menyelenggarakan perkarantinaan ikan, pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan, serta keamanan hayati ikan.

"Jadi, persyaratannya itu harus menjamin mutu dan kualitas jenis perikanan sejak ditangkap. Sehingga, ikan - ikan dari Kobar ini ketika sudah melewati balai karantina, akan memiliki kualitas terjamin, baik ditingkat domestik maupun Ekspor," jelas Bambang.

--page

Bambang berharap, melalui kegiatan Bulan Mutu Karantina ini mempu mendongkrak produk - produk budidaya ikan. Ia juga berkomitmen untuk mendukung peningkatan anggaran untuk BKIPM, agar keberadaanya dapat semakin dirasakan masyarakat.

"Keberadaan Balai Karantina ini sangat setrategis, tetapi memang anggaran yang dikucurkan sangat kecil. Maka kami akan perjuangkan, dan ingat ketika di suport juga harus semangat untuk membantu masyarakat," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Purwanto selaku perwakilan Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Tengah, ia terus berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan sektor perikanan se Kalimantan Tengah, melalui aspirasinya di pemerintah pusat.

"Selama ini, kita sudah salurkan Biploflog, Benih ikan yang kami sebar di kalimantan. Termasuk juga rumah produksi. Bantuan yang kami salurkan ini terus kami pantau dan dampingi, dengan harapan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat," pungkasnya. (DANANG/B-5)