SEORANG penjaga warung di Jalan Kapur Naga, Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kotim, Jumadi alias Gondrong (45 tahun) ditemukan tewas di dalam bak sampah yang berada di samping warung tersebut, Sabtu (2/1/2016) malam.
Korban diduga tewas karena di bunuh, karena di bagian belakang kepalanya ada luka yang sangat parah.
“Dugaan sementara, korban di bunuh, karena di kepala korban ada terdapat luka yang sangat parah, dan di teras warung tersebut ditemukan berceceran darah,” ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan, Minggu (3/1/2016).
Gondrong yang merupakan warga dari Desa Pare, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Provinsi Jatim ini, ditugaskan oleh Sukardi alias Mbah Pri (56 tahun) yang pergi ke Sampit, untuk menjagakan warung sembakonya pada Jumat (1/1/2016).
Sedangkan Sukardi baru mengetahui Gondrong tewas pada Sabtu (2/1/2015), saat dirinya pulang dari Sampit. Ketika itu, dia melihat puluhan warga bergerombol di depan warungnya. Diapun kaget dan dalam hatinya bertanya-tanya.
Setelah turun dari kendaraannya, dia langsung bertanya kepada salah satu warga, dan mereka mengatakan, menemukan sesosok mayat di dalam bak sampah yang berada di samping warungnya.
Sudah tewas
Mendengar hal tersebut, ia langsung menghampiri mayat itu. Ketika melihat langsung, Mbah Pri langsung kaget, karena mayat tersebut ternyata adalah Gondrong, yang merupakan penjaga warungnya saat dia tinggal ke Sampit.
Melihat hal itu, dirinya langsung melaporkan kejadian itu ke Pos Polisi sektor Kota Besi. Mendapatkan info tersebut, polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan langsung melakukan olah TKP ditempat itu.
“Saat ini kasus tersebut masih kami selidiki, dan memeriksa beberapa saksi. Sejumlah barang buktipun langsung diamankan anggota yang bertugas di daerah tersebut,” kata Hendra. (MH/B-7)


