MASYARAKAT dinilai menjadi tolok ukur sebuah keberhasilan atau kemunduran pembangunan  yang dijalankan oleh pemerintah.

Menyadari hal tersebut Ke­tua DPRD Barito Timur (Bartim) Broelalano menyatakan  pihaknya siap menerima kritik dari masyarakat. Sikap membuka diri itu bisa jadi bahan evaluasi dan pembelajaran untuk mengoptimalkan tugas yang diemban.

“Masyarakat menjadi indikator sukses program eksekutif dan pengawasan legislatif,” kata Broelalano, akhir pekan tadi.

Dewan adalah perpanjangan tangan masyarakat yang bertugas menjalankan amanah konstitusi, memikirkan kepentingan umum, serta menyuarakan kepentingan publik kepada pemangku kebijakan. Untuk kemudian diusulkan dalam program pembangunan.

“Karenanya kritik dari mereka juga penting.”

Tugas tersebut, kemudian dilanjutkan dengan langkah pengawasan terhadap berjalannya program, yakni pembahasan pengalokasian anggaran serta pengawalan terhadap ketepatan sasaran kegiatan pada hajat hidup masyarakat banyak.

Pihaknya menginginkan masyarakat proaktif memberikan masukan konstruktif, mengawal kinerja dewan agar terus selaras dengan konsep menyejahterakan masyarakat.

“Dukungan masyarakat menjadi motivasi kerja wakil rakyat. Legislatif akan berusaha mengawal aspirasi masyarakat, menguatkan fungsi pengawasan agar menyejahterakan dan memberda­yakan,” paparnya.

Broe menambahkan, pihaknya turut berkomitmen menguatkan sinergitas bersama pemerintah daerah, terutama dalam pembahasan kegiatan yang dinilai menjadi kebutuhan dasar masyarakat, seperti sektor kesehatan, pendidikan serta penyediaan infrastruktur. (*/B-5)