BORNEONEWS, Sampit - Selain rumah dan areal pertanian warga, sejumlah fasilitas umum di Deaa Sumber Makmur, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, juga terendam banjir. Salah satunya, adalah bangunan Sekolah Dasar Negeri 1 Sumber Makmur.
Wakil Ketua DPRD Kotim, Rudianur mengaku sangat prihatin dengan kondisi itu. Saat dia meninjau banjir, anak-anak tak dapat bersekolah dengan normal.
"Bayangkan saja tinggi air audah setinggi lutut orang dewasa. Bisa tenggelam anak-anak," ungkap Rudianur, Minggu, 29 Mei 2022.
Menurut Rudianur, hal ini harus jadi perhatian banyak pihak. Sebab banjir sudah merendam objek-objek vital masyarakat, seperti tempat ibadah, kantor desa.
"Ini harus jadi perhatian. Kegiatan sekolah tidak bisa dilakukan. Pemerintah kabupaten haru perhatikan ini, sekolah, kantor desa, musala, dan sejumlah fasilitas umum lainnya," imbuhnya.
--page
Sudah 6 hari ini banjir merendam wilayah Mentaya Hilir Utara, Desa Sumber Makmur, menjadi salah satu desa yang terdampak. Kondisi dapat bertambah parah jika kondisi air pasang dan curah hujan masih tinggi.
" Kami berharap banjir segera surut, dan kami bisa beraktivitas seperti biasanya lagi, " kata Kepala Desa Sumber Makmur, Supriyo. (USAY NOR RAHMAD/B-11)









