SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, masih memantau keberadaan dua ekor anak buaya di Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Namun untuk jerat buaya dinyatakan sudah dilepas. 

"Terkait dua jerat buaya yang dipasang di Desa Telaga Baru, informasi ketua RT, buaya sudah tidak terlihat lagi. Jerat diamankan pak ketua RT," ungkap Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, Minggu, 29 Mei 2022. 

Kendati demikian, BKSDA berharap warga tetap berhati-hati. Dan tetap melaporkan apabila buaya yang diduga berjenis senyulong itu terlihat kembali. 

Untuk diketahui, upaya penangkapan di kolam bekas areal galian bata merah itu sudah berlangsung sejak dua pekan lalu. Namun hingga kini belum membuahkan hasil. 

Muriansyah mengaku, pihaknya terus berkoordinasi dengan ketua RT setempat terkait upaya penangkapan buaya tersebut. 

--page

“Kami terus berkoordinasi dengan ketua RT setempat meski pemasangan jerat belum membuahkan hasil,” terang Muriansyah. 

Muriansyah pun terus mengimbau warga untuk berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar kolam itu. Para orangtua juga diminta mengawasi anak-anak yang sering bermain atau mandi di sungai, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan. (USAY NOR RAHMAD/B-11)