BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Secara resmi, Pj Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Anang Dirjo membuka kegiatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) pemilihan duta kosmetik aman tahun 2022 di Aula Kantor Pemkab Kobar pada Senin, 30 Mei 2022.
Anang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pengurus Loka POM Kotawaringin Barat yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.
"Melalaui kegiatan ini, kami harapkan dapat meningkatkan indeks kesadaran masyarakat terhadap kosmetik, obat dan juga makanan yang aman dan sehat secara berkelanjutan," kata Anang Dirjo.
Sebanyak 40 peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa mengikuti kegiatan tersebut selama dua hari.
Semoga, lanjut Anang Dirjo, kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi peningkatan wawasan dan pengetahuan bagi pelajar dan mahasiswa, karena kegiatan ini menyentuh aspek pendidikan maupun kebudayaan untuk mencerdaskan bangsa dengan informasi yang benar.
--page
Yakni mencakup informasi terkait jamu dan kosmetik aman, waspada jamu dan kosmetik berbahaya, serta teknik komunikasi dan pemanfaatan teknologi untuk efektivitas edukasi.
Diketahui bersama, di tengah situasi pandemi Covid-19 ini terjadi tren perubahan perilaku. Masyarakat menyadari pentingnya melindungi diri dari bahaya Covid-19, yaitu dengan memelihara kesehatan tubuh dan meningkatkan imun tubuh, sehingga menyebabkan permintaan masyarakat terhadap obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik meningkat.
Oleh karena itu, pemberian informasi mengenai obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik sangat penting, dengan tujuan agar masyarakat dapat memilih produk kesehatan yang aman.
"Saya atas nama pemerintah daerah memberikan dukungan dan menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan KIE, serta pemilihan duta kosmetik aman Kobar, semoga kegiatan berjalan lancar dan sukses," tuturnya.
Anang juga berharap, melalui kegiatan ini para pemuda Kotawaringin Barat dapat terbentuk kesadaran dan pemahamannya, serta diharapkan mampu menjadi duta bagi masyarakat dalam mengenalkan jamu, baik dari sisi mutu maupun manfaatnya.
"Dengan informasi yang benar masyarakat akan bisa terhindar dari informasi yang menyesatkan tentang obat tradisional ini. Sehingga mereka dapat dapat memilih produk obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetika yang aman dan bermutu," pungkasnya. (DANANG/B-7)









