PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Herson B. Aden membuka secara resmi kegiatan penilaian kinerja aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting (KP2S) Provinsi Kalteng.

Herson B. Aden menyampaikan saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) melakukan penilaian. Penilaian yang dilakukan terkait pelaksanaan 8 aksi KP2S.

“Tujuan untuk memastikan bahwa kabupaten/kota telah melaksanakan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting,” kata Herson saat membacakan sambutan tertulis Sekretaris Daerah Prov. Kalteng H. Nuryakin di Aula Bappedalitbang, Senin 30 Mei 2022.

Diketahui, stunting di Indonesia merupakan masalah krusial yang harus  mendapat perhatian dan penanganan serius dari semua pihak.

Kebijakan pemerintah dalam pelaksanaan percepatan penurunan stunting mulai sejak 2018 yang lalu dengan ditetapkan 100 (seratus) lokus percepatan penurunan stunting.

--page

Lokus ini tersebar di Kabupaten/Kota seluruh Indonesia dan di Provinsi Kalteng pada tahun itu di Kabupaten Barito Timur. Pada 2019 Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Kapuas. Pada 2020 Kabupaten Gunung Mas dan Kabupaten Barito Selatan.

Dilaporkan dalam pertemuan tersebut dihadiri Tenaga Ahli Kemendagri Bidang Kebijakan Publik Rademan, Kabid di Bappedalitbang Kalteng, Tukas Umar, Tim Panelis Penilaian Kinerja KP2S Kalteng dan Satgas Stunting Kalteng. (HERMAWAN DP/B-11)