BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Achmad Rasyid mendorong adanya percepatan pembangunan hilirisasi industri yang diharapkan dapat dilakukan secara merata di seluruh kabupaten dan kota.
Ia menilai keberadaan hilirisasi tidak hanya berdampak positif bagi perbutaran uang dan pertumbuhan ekonomi di provinsi ini, tapi juga berdampak terhadap pengelolaan dan pengoptimalan SDA secara maksimal serta terbukanya lapangan pekerjaan.
"Hilirisasi industri memiliki potensi dan dampak yang sangat positif bagi daerah, dan perlu dilakukan secara merata, untuk itu kami menyarankan agar pemprov bisa lebih mempercepat pembangunan infrastruktur di Kalteng, sehingga hilirisasi industri dapat maksimal dalam pemanfaatannya," ujarnya, Senin, 30 Mei 2022.
Selama ini dengan tidak adanya hilirisasi industri membuat potensi besar dari SDA Kalteng tidak dapat dikelola secara optimal dan memberikan nilai tambah bagi peningatan ekonomi. Hal ini tentu sangat merugikan, tidak hanya bagi daerah tetap juga masyarakat.
Di sisi lain, dalam pengembangan hilirisasi industri di Kalteng, dukungan dari pemerintah pusat juga sangat dibutuhkan. Sehingga, diharapkan adanya komunikasi, sinergi, dan koordinasi dari pusat dan daerah itu dapat bersama-sama menumbuhkan dan meningkatkan perekonomian.
--page
"Berbicara masalah industri, contohnya seperti industri kayu di Kalteng jika didukung oleh pemerintah pusat, maka Kalteng akan dapat membuka atau memproduksi sendiri barang jadi atau setengah jadi. Dukungan ini tidak hanya untuk peningkatan perekonomian saja, namun juga bisa menjadi upaya menyeimbangkan antara eksploitasi alam dan keberlangsungan lingkungan hidup," tandasnya. (DONNY D/B-6)









