PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setelah melalui rangkaian proses seleksi oleh Loka POM Kobar yang dilaksanakan selama dua hari, akhirnya dari 23 peserta terpilih lah 3 gadis cantik menjadi yang terbaik sebagai 'Duta Kosmetik Aman Kotawaringin Barat’.

Ketiga perserta yang lolos yakni terbaik 1: Dina Elsa Puspitasari, terbaik 2 : Firda Nur Amalia dan terbaik 3: Regina Virza Rachmawati, masing-masing dari sma/smk/perguruan tinggi di Kobar.

Kepala Loka POM Kobar, Kodon Tarigan mengatakan kegiatan ini merupkan program Kegiatan Badan POM Goes to School dan Badan POM Goes to Campus, dengan mencari agen muda untuk dapat menginformasikan terkait obat dan kosmetik aman.

"Ketiga duta terbaik yang telah kita seleksi tersebut, diharapkan dapat memberikan multiplier effect kepada seluruh komponen masyarakat, sehingga dapat meningkatkan indeks kesadaran masyarakat terhadap obat, makanan serta kosmetik yang aman dan bermutu," ujar Kodon, Selasa 31 Mei 2022.

Keberadaan 3 Duta Kosmetik Aman Kotawaringin Barat ini diharapkan juga seperti Aba Ambonya Kobar benar - benar menjadi ikon dan dapat mengedukasi masyarakat soal Obat dan Makanan.

--page

Kodon menambahkan kosmetik ini digunakan oleh segala lapisan masyarakat secara merata di seluruh wilayah Indonesia, namun sekarang ini, dengan tingginya konsumsi kosmetik, baik bahan untuk membersihkan badan, make up maupun skin care, mulai juga bermunculan produk-produk kosmetik palsu ataupun mengandung bahan-bahan yang berbahaya.

"Kosmetik palsu dan tanpa izin edar itu berbahaya bagi masyarakat, karena tidak terjamin keamanan dan mutunya," tegasnya.

Kosmetik dengan bahan berbahaya itu seperti menggunakan pewarna tekstil, merkuri, hidroquinon, timbal dan bahan berbahaya lainnya. Penggunaan dalam jangka pendek maupun panjang dapat memberikan efek samping, mulai dari iritasi, rusaknya lapisan kulit, hingga menggangu metabolisme tubuh.

"Tujuan diadakannya kegiatan Pembentukan Duta Kosmetik Aman, adalah untuk mewujudkan pelajar dan mahasiswa yang notabene adalah generasi muda dengan platfrom komunikasi masa yang luas, dapat menjadi generasi muda yang cerdas dalam memilih dan menggunakan kosmetik aman," ungkapnya.

Selain itu untuk meningkatkan literasi generasi milenial terkait peraturan tentang kosmetik agar terhindar dari hoax-hoax, maupun klaim-klaim berlebihan dari kosmetik abal-abal.

"Duta Kosmetik Aman nantinya dapat berperan aktif melakukan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi tentang membeli dan menggunakan kosmetik dengan aman," pungkasnya. (DANANG/B-6)