BORNEONEWS, Palangka Raya – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Herson B. Aden menyampaikan keberhasilan Kalteng dalam menurunkan angka stunting merupakan hasil kerja sama semua pihak.
“Hal tersebut tidak terlepas dari upaya kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas dari pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kalteng,” ucapnya saat membacakan sambutan tertulis Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng seperti dikutip dari MMC Kalteng baru baru ini.
Herson menyampaikan apresiasi kepada semua tim yang telah memperkuat koordinasi dalam rangka mempercepat penurunan stunting.
“Atas nama Bapak Gubernur Kalimantan Tengah, menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada tim percepatan penurunan stunting Kalteng,” tuturnya.
Tim tersebut dinilai telah melakukan koordinasi, pembinaan dan monev terhadap pelaksanaan delapan aksi konvergensi.
--page
“Kami juga sampaikan penghargaan dan apresiasi kepada bupati dan tim percepatan penurunan stunting Kabupaten/Kota se-Kalteng, khususnya kabupaten lokus,” tambahnya.
Ia menilai Kabupaten lokus selama ini sudah bekerja dengan semangat, kompak, bersinergi, berkolaborasi dan dengan komitmen yang tinggi.
Berdasarkan hasil rilis Menteri Kesehatan RI melalui Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, angka stunting Provinsi Kalteng berhasil turun 4,9 persen.
SSGI mencatat angka stunting Kalteng menyentuh 32,3 persen tahun 2020 atau urutan keenam terbesar stunting se-Indonesia membaik menjadi 27,4 persen atau urutan empat belas se-Indonesia. (HERMAWAN DP/B-5)









