KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kuala Pembuang tetap memperingatkan terhadap nakhoda kapal agar selalu waspada terhadap ancaman angin barat daya yang datang secara tiba-tiba.
 Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian Bagian Kelaikan Kapal KSOP Kuala Pembuang, Abdullah, di kantornya, Senin (4/1).

Menurut Abdullah, berdasarkan data prakiraan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Giofisika (BMKG) Maritim menunjukaan ketinggian gelombang maksimum di perairan laut Jawa mencapai dua meter dan di daerah pantai maksimum 1,5 m.

Namun hal itu masih belum dapat dijadikan acuan, karena terkadang angin barat daya itu akan muncul secara tiba-tiba.

“Pada awal-awal pergantian tahun ini, cuaca bisa berubah-ubah, yang tadi paginya masih normal atau ombaknya masih kecil, terkadang di siang hingga sore harinya akan berubah secara mendadak dengan datangnya angin barat daya itu”, kata Abdullah.

 Angin barat daya tersebut jelasnya, datangnya secara tiba-tiba dan tanpa disadari angin bertiup kencang dan awan akan menjadi hitam, sehingga ombak pun menjadi besar.

Apabila kapal yang berangkat dan berada di tengah laut dan tidak sempat menghindar, maka akan dapat membahayakan keselamatan kapal beserta awaknya.

“Memang dulu, sebelum adanya prakiraan cuaca dari BMKG Maritim ini, sering terdengar kapal yang tenggelam dihantam badai saat menyeberangi laut Jawa. Karena, angin barat daya yang datang secara tiba-tiba itulah yang dapat menenggelamkan kapal,” jelasnya.

Namun lanjut Abbdulah, semenjak adanya prakiraan cuaca BMKG Maritim ini, nakhoda kapal yang akan berangkat keluar Kuala Pembuang, sebelumnya meminta informasi atau meakses langsung prakiraan cuaca atau tinggi gelombang laut, serta mengetahui arah angin di perairan laut Jawa.

Dengan informasi itu, pihak kapal dapat memprediksi sejauh mana tingkat keselamatan pelayaran.

“Sekarang sebelum mengajukan permohon izin berlayar sering diminta informasi kondisi ombak dulu, kalau dinyatakan aman baru mereka mengajukan permohoan izin berlayar. Tapi kalau cuaca buruk, biasanya menunggu,” kata dia.(B-11)