BANJARMASIN - Libur hari besar yang bertepatan dengan musim buah dituding menjadi biang keladi meningkatnya produksi sampah di Kota Banjarmasin.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin mencatat, tepat di hari pertama pascapergantian tahun, jumlah sampah naik hingga 30 ton.

Sebagian besar sampah itu terdapat di pusat-pusat keramaian malam tahun baru dan lokasi wisata. Peningkatan jumlah sampah yang signifikan ini juga dipengaruhi oleh musim buah durian.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Banjarmasin Mukhyar, mengungkapkan, produksi sampah kota bersemboyan Kayuh Baimbai per harinya mencapai 600 ton. Sehari setelah pergantian tahun, terjadi peningkatan sebesar 5% atau 30 ton.

“Tapi ini masih dapat kita tangani, sebab peningkatannya tidak signifikan, dan kita juga sudah ada persiapan menangani sampah dari tahun baru ini,” tutur Mukhyar, Senin (04/1/2015)

Tak signifikan

Mukhyar mengungkapkan, jumlah peningkatan sampah pada malam tahun baru 2016 sebetulnya tidak sebanyak seperti pada malam tahun baru tahun sebelumnya. Pasalnya, pihak berwajib melarang masyarakat untuk membunyikan petasan.

Di samping itu, faktor kesadaran masyarakat akan kebirsihan juga mulai meningkat. Hal itu ditunjukkan dengan taman kota yang tidak rusak sedikit pun pada malam tahun baru.
“jadi jaga bersama kebersihan dan keindahan kota,” harapnya. (Ant/B-12)