BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran meminta kepada PBS perkebunan sawit maupun perusahaan lainnya agar merealisasikan plasma untuk masyarakat.
Sugianto mengatakan setiap perusahaan yang beroperasi dan mendirikan usahanya disuatu daerah harus dapat menunaikan kewajibannya dengan baik yakni merealisasikan plasma, sehingga masyarakat sekitar juga dapat merasakan dampak positif kehadiran perusahaan tersebut.
"Kehadiran sebuah perusahaan itu harus dapat memberikan dampak positif bagi daerah dan juga masyarakat, seperti merealisasikan plasma dan memberdayakan masyarakat sekitar," ucapnya, Kamis 2 Juni 2022.
Dia menyebut terkait adanya wacana audit perusahaan sawit yang akan dilakukan oleh pemerintah pusat, pihaknya menyambut baik hal tersebut. Di mana saat ini juga di Kalteng tengah melakukan upaya pengecekan tim terpadu.
"Artinya jika dari hasil pengecekan itu didapatkan perusahaan yang melanggar maka akan kita cabut izinnya. Kita juga mendukung wacana audit perusahaan sawit oleh pemerintah pusat," tuturnya.
--page
Dia berharap setiap perusahaan besar yang beroperasi di Kalteng ini supaya dapat mentaati aturan dan juga menunaikan kewajiban yang sudah seharusnya, sehingga kehadiran perusahaan tidak hanya berupaya memperkaya diri saja, namun juga berkontribusi terhadap daerah serta masyarakat.
"Ingat didalam peraturan perundang-undangan itu semua sudah jelas apa yang menjadi kewajiban perusahaan, dan disaat memberikan izin pemerintah juga selalu mengingatkan itu. Jadi, taati aturan berlaku tersebut agar tidak ada yang merasa dirugikan serta menimbulkan konflik dikemudian hari," tukasnya. (DONNY D/B-11)









