BORNEONEWS, Palangka Raya - Kelas Klinik Bisnis atau KKB volume 2 semester 1 bertajuk Strategi Beradaptasi di Era Digital, menghadirkan pemateri yang mumpuni di bidang strategi marketing digital, dia adalah Urip Setiawan atau yang lebih akrab disapa Kak Urief.
Seorang digital marketer, advertiser, content creator dan juga praktisi online shop sejak tahun 2014 serta sudah berpengalaman dalam hal menganalisis dan memberikan mentoring seputar bisnis.
"Proses strategi marketing tidak terlepas dari hal-hal fundamental diantaranya branding, funneling atau cara menyusun saluran penjualan, target market, traffic, konten, copywriting, dan riset produk," kata Kak Urief dalam rilisnya, Kamis, 2 Juni 2022.
Sedangkan platform digital juga memiliki hal-hal fundamental diantaranya fitur, ads, tools, insight, foto dan video editing.
Selain itu owner dari toko batu mulia dan berlian @etam_gemstoneini ini juga mengklasifikasikan platform berdasarkan jenisnya, diantaranya platform sosial media seperti instagram, facebook, youtube, tik-tok, dan twitter.
"Platform marketplace diantaranya shopee, tokopedia, bukalapak, lazada, dan blibli. Platform website, diantaranya landing page, toko online, dan website berbasis artikel," bebernya.
--page
Serta platform perpesanan diantaranya whatsapp, telegram, dan messenger yang menurutnya tentu memiliki kekurangan dan kelebihannya.
"Strategi beradaptasi di era digital ini kita harus up to date, selalu mengikuti perkembangan, serta kreatif dalam membuat konten yang kekinian. Kita juga harus memahami strategi berjualan di media sosial, marketplace, perpesanan, maupun website. Jangan lupa untuk konsisten menjadwalkan list konten atau membuat konten kalender yang meliputi konten awareness, reputasi (proof), produk (hard selling), dan brand delivery," ungkap pria kelahiran Balikpapan ini. (TESTI PRISCILLA/B-6)









