SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Diduga akibat dihantam angin kencang dan ombak Sungai Mentaya, sebuah perahu ces mengangkut buah kelapa sawit terbalik, hingga membuat motoris tenggelam dan belum ditemukan. 

"Korban tenggelam saat hendak menyeberang dari Kecamatan Seranau menuju Kecamatan Baamang. Karena perahu ces yang di kemudikannya diduga terbalik," ujar Topan, salah seorang warga, Kamis, 2 Juni 2022. 

Korban yang tenggelam tersebut bernama Dede Suwandi (20). Kecelakaan tersebut tepat di Sungai Mentaya, wilayah Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang. 

Warga yang mengetahui kejadian tersebut saat ini masih melakukan pencarian. Begitu juga dengan tim dari Badan SAR Nasional, yang langsung menerjunkan speedboat mengitari lokasi hilangnya korban. 

"Saat ini pencarian masih dilakukan, mudah-mudahan korban segera ditemukan," kata Topan.

--page

Sementara, pencarian cukup sulit dilakukan. Karena kondisi perairan sekitar kejadian dalam keadaan gelap. Sehingga, pandangan terbatas. Hanya mengharapkan cahaya dari senter. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)