KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas terus berupaya menurunkan angka stunting melalui stakeholder terkait dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa. Bahkan, pemerintah setempat menargetkan bisa turun menjadi 15 persen.

Salah satu upayanya dengan menggelar sosialisasi atau penyuluhan stunting dan posyandu di sejumlah kecamatan yang bertajuk gerakan bersama untuk kalahkan atau Gebuk Stunting. Kegiatan berlangsung di Kecamatan Selat pada Jumat, 3 Juni 2022.

Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat mengatakan, kabupaten tersebut sudah mengalami penurunan stunting dari angka 42,37 persen menjadi 25 persen.

"Maka terjadi penurunan sekitar 17,38 persen, sehingga ini akan terus ditekan ke depannya agar terus turun," katanya dalam kegiatan sosialisasi.

Bupati juga menuturkan bahwa dengan langkah dan strategi yang dilakukan pihaknya selama ini, Kapuas juga menjadi tinggkat pertama di Kalteng dalam penanganan stunting.

--page

"Jadi, kita akan terus lakukan inovasi untuk penurunan stunting dan pada tahun ini kita targetkan bisa turun sampai 15 persen," ucapnya.

Sementara itu, Plt Camat Selat Yaya Setiabudi mengharapkan, angka stunting khususnya di wilayah Kecamatan Selat dapat terus ditekan dengan kerja sama seluruh pihak terkait, baik itu kelurahan, desa maupun masyarakat.

"Seperti kegiatan hari ini merupakan langkah atau gebrakan dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kecamatan Selat," ucap Yaya. (DODI RIZKIANSYAH/B-7)