PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pengamat Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Palangka Raya (UPR), Syamsul Arifin mengingatkan pemerintah untuk konsisten dalam mendorong transisi pandemi jadi endemi Covid-19.

Syamsul menilai, saat ini, pemerintah tengah berusaha keras untuk mewujudkan Indonesia, termasuk Kalteng masuk dalam endemi Covid-19. Salah satunya ditunjukan dengan percepatan vaksinasi baik dosis lengkap maupun booster.

“Namun demikian, diperlukan konsistensi yang kuat dari pemerintah, baik dalam pelaksanaan vaksinasi maupun program pencegahan lain yang berlanjut hingga saat ini. Sehingga, nantinya positivity rate dan angka kematian dapat terus menurun,” katanya baru baru ini.

Di sisi lain, terkait dengan kebijakan lepas masker, menurutnya pemerintah perlu melakukan hal tersebut secara perlahan. Masih menurutnya, penerapan kebijakan sebaiknya dimulai dari bawah, mulai dari pengendalian mobilitas, berkerumun, jaga jarak, mencuci tangan, dan penggunaan masker.

“Menurut saya, selama ini yang kita dengungkan itu 5M. Jadi penerapannya pun harus dari bawah. Evaluasi tiap M itu selama tiga minggu, kalau aman baru lepas masker. Idealnya seperti itu," sebut dia.

--page

Jika kebijakan tersebut tetap dilaksanakan, tambah dia, maka informasinya harus disampaikan secara menyeluruh, karena selama ini masyarakat hanya memahami lepas masker tanpa tahu syarat-syaratnya. (HERMAWAN DP/B-7)