RENCANA pembobol­an ATM Bank Mandi­ri oleh pelaku yang belum diketahui iden­titasnya berhasil digagalkan­ oleh penjaga parkir RSUD Soe­marno Sosroadmojho, Ka­puas.

Mesin ATM di area parkiran­ Paviliun RSUD itu dibobol­ pukul 01:00 WIB, Senin (4/1/2016).

Sharani, Wakil RT 35 Kel­urah­an Selat Tengah mengata­kan jika para penjaga parkir mendengar bunyi dari dalam mesin ATM, sehingga meng­undang kecurigaan.

“Kami mendengar bunyi da­ri dalam ATM dengan ke­ras seperti ada yang mengetok­ dan langsung saja kami men­co­ba mendekati, sedangkan pelakunya langsung lari meninggalkan sebatang linggis. Ke­jadiannya sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat itu lagi hujan­ gerimis,” kata Sharani yang juga menjadi petugas ke­ama­nan jaga malam di area RSUD.

Kata Sharani, pelaku saat itu langsung menaiki motor Su­zuki Satria f yang diparkir ti­dak jauh dari tempat ATM dan sebuah mobil parkir di tepi jalan.

“Diperkirakan pelaku lebih dari satu orang, karena ada yang mengunakan kendaraan­ roda dua dan kendaraan ro­da empat yang tidak jauh da­ri ATM,” ujarnya.

Pantauan Borneonews di lo­kasi kejadian, pihak Bank Mandiri langsung melakukan pengecekan bersama aparat Pol­res Kapuas.

Polisi langsung melakukan olah TKP. Salah satunya deng­an mengambil sampel sidik jari yang berada pada kaca ser­ta pegangan pintu ATM.

Sampai berita ini diturun­kan­ belum ada keterangan res­mi dari Polres Kapuas dan pihak Jatanras pun masih­ melakukan penyelidikan dan minta rekaman CCT serta print nominal uang yang ada di mesin ATM. (B-6)