KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas Polie L Mihing merasa sebagian organisasi masyarakat (Ormas) yang ada di wilayah setempat belum memberikan kontribusi pada masyarakat dan daerah.

"Saya melihat ada beberapa ormas di wilayah ini yang belum mampu menunjukan gerakan perubahan bagi masyarakat. Sejatinya ormas harus bisa memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan daerah sesuai visi misi dan program kerja," ujarnya, Jumat 3 Juni 2022.

Polie melanjutkan seharusnya ormas tidak sekadar nama namun juga bisa berbuat sesuatu yang positif, membantu masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

Politisi Partai Hanura ini mengatakan banyak gerakan yang dilakukan ormas untuk kepentingan masyarakat seperti gerakan dalam bidang meningkatan kesejahteraan, pendidikan, penegakan hukum, kesehatan, sosial budaya, adat istiadat, pertanian dan gerakan lainnya.

Selain itu, ia juga mengimbau pada ormas untuk memberikan teladan yang baik bukannya memberikan rasa takut pada masyarakat dan sebaiknya bersama-sama dengan masyarakat melaksanakan kegiatan yang bermanfaat.

--page

"Kepada dinas terkait, saya berharap dapat mengevaluasi keberadaan ormas yang tidak berkontribusi bagi masyarakat dan daerah. Memberi pencerahan ke ormas agar menjalankan visi misi dan program kerjanya dengan baik dan benar," tukasnya.

Perlu diketahui, saat ini ada 136 ormas dan LSM di Gumas yang terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gumas. Rinciannya, 9 ormas kesukuan, 3 LSM, 10 media cetak, 12 media elektronik, 67 ormas keagamaan, 5 ormas bidang pencegahan dan rehablilitasi narkoba, 5 ormas perempuan, 7 ormas profesi, dan 18 ormas sosial budaya. (RISKA YULYANA/B-6)