SEJUMLAH fasilitas umum yang ada di kota Nanga Bulik saat ini masih sering disalahgunakan oleh para remaja untuk memadu kasih. Tak hanya itu, beberapa fasilitas umum yang ada seringkali dijadikan lokasi untuk melakukan perbuatan mesum, ngelem hingga mabuk-mabukan.

Misalnya saja Taman Kota (baik yang di depan gedung DPRD atau samping Inspektorat), Gedung Olah Raga (GOR) Kujan, Komplek Stadion Hinang Golloa, Hutan Kota hingga Lapangan Tenis, yang banyak di antaranya justru berlokasi di komplek Perkantoran Pemda setempat.

Sejumlah lokasi tersebut tampak seringkali mulai didatangi para remaja baik bergelombol atau hanya berpasangan lain jenis saat hari mulai petang.

Minimnya penerangan memuluskan aksi mesum para remaja itu. Mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menikmati suasana hening di tempat gelap, hingga baru pulang saat malam kian larut.

“Mungkin karena suasananya gelap, jadi mereka tampak bebas melakukan apa saja layaknya suami istri. Bakan pernah ada pasangan remaja yang ditangkap petugas Satpol PP karena keduanya dalam kondisi tanpa busana di sekitaran Lapangan Tenis samping Perkantoran PU,” ujar Sartono, 31, Warga Nanga Bulik.

Selain itu, sambung Sartono itu, beberapa waktu lalu di sejumlah tempat umum lainnya seperti terminal, stadion, hutan kota, kerap ditemukan alat kontrasepsi bekas pakai dan plastik-plastik bekas ngelem. Hal tersebut harus menjadi perhatian pemkab.(HN/B-11)