KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kecamatan Selat mendukung pemerintah daerah dalam percepatan penanganan dan penurunan angka stunting.

Berbagai langkah disiapkan di antaranya yang jadi perhatiannya terkait dengan penggunaan jamban yang tidak sehat di masyarakat, terutama di bantaran sungai-sungai di wilayah Selat. Ini dinilai juga mempengaruhi terkait stunting selain penyuluhan gizi dan kesehatan.

"Kami mendukung siap melaksanakan instruks Bupati Kapuas.Dalam waktu dekat kami Pemerintah Kecamatan Selat bekerjasama dengan desa dan kelurahan yang masih ada jamban di kiri kanan bantaran sungai yang teridentifikasi kami akan segera menindaklanjutinya," kata Plt Camat Selat Yaya Setiabudi, Sabtu 4 Juni 2022.

Tapi sebelum melakukan aksi tersebut pihaknya akan menginventarisir atau pemetaan dimana saja terdapat jamban di bantaran.

"Kami tidak hanya fokus wilayah desa saja tetapi semua desa dan kelurahan yang terindikasi masih adanya jamban itu prinsipnya dan akan membuat gebrakan," ucapnya.

--page

Untuk koordinasi terkait jenjang prinsip nya sudah diketahui bahwa kecamatan akan menyampaikan surat kepada pemerintah kelurahan dan desa agar bisa menyampaikan tindaklaniut surat kepada seluruh RT dan RW di wilayah masing masing. 

"Agar menjadi perhatian terkait penggunaan jamban yang tidak sehat, ini kami akan lakukan di 8 kelurahan dan 2 desa di wilayah Kecamatan Selat," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)