BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Terungkap motif perkelahian yang diantaranya melibatkan siswa salah satu SMAN di Kuala Kapuas diduga karena asmara.
Kejadian tersebut sempat viral, karena rekaman video yang berdurasi 30 detik itu tersebar di media sosial atau medsos terutama pengguna whatsapp. Mempertontonkan pelajar yang saling adu jotos, dua diantaranya masih menggunakan seragam olahraga sekolah.
Kapolres Kapuas AKBP Qori Wicaksono melalui Kasatreskrim Iptu Iyudi Hartanto sudah menindaklanjutinya dan melakukan mediasi dengan memanggil serta mempertemukan semua pihak yang terkait hingga terungkap motifnya karena persoalan asmara.
"Dari tiga orang pelajar yang terlibat perkelahian tersebut, diketahui kejadian bermula saat inisial DF diberitahu pacarnya bahwa didekati oleh inisial KR, merasa tidak terima akan hal tersebut DF menghubungi KR melalui pesan singkat Whatsapp untuk bertemu di lokasi yang sudah ditentukan," kata Iptu Iyudi, Minggu 5 Juni 2022.
Saat tiba di lokasi, perkelahian tidak terhindarkan hingga DF saling adu jotos dengan KR, kemudian inisial AS yang merupakan teman DF juga ikut berkelahi dengan KR untuk membantu DF," bebernya.
--page
Ketiga pelajar pelaku perkelahian dan satu orang temannya yang merekam hal tersebut telah dipertemukan dan berakhir damai secara kekeluargaan setelah dimediasi Satreskrim Polres Kapuas, dengan dihadiri oleh orang tuanya.
"Semoga dari kejadian ini bisa menjadi pelajaran untuk para pelajar lainnya. Stop kekerasan, ingat masa depan masih panjang, banggakan orang tua dengan prestasi bukan dengan tindakan yang melanggar hukum," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-6)









