HUJAN deras pada Sabtu (2/1/2015) dan Minggu (3/1/2015) lalu, menyebabkan banjir mulai terjadi di wilayah hulu sungai. Selain di hulu Sungai Arut yang menyebabkan Desa Riam dan Desa Penahan di Kecamatan Arut Utara Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), banjir juga mulai menggenangi wilayah hulu Sungai Belantikan di Kecamatan Belantikan Raya, Kabupaten Lamandau.

"Ada 6 rumah yang sudah di kelilingi air, 13 rumah air sudah masuk hingga lantai dan 2 rumah terandam hingga separuh rumah di UPT Trans Desa Bayat, Kecamatan Belantikan Raya," tutur Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Belantikan Raya, Yochi Arfandly Purba, pada Borneonews melalui sambungan telepon, Selasa (5/1/2015) siang.

Tak hanya itu, Yochi menuturkan, banjir juga membuat sejumlah ruas jalan yang menghubungkan Bayat, ibu kota Kecamatan Belantikan Raya dan Nanga Bulik, ibu kota Kabupaten Lamandau, putus karena genangan air. "Ada enam titik, yang luasan genangannya berbeda-beda," ungkap Yochi.

Seperti diberitakan sebelumnya, banjir di hulu Sungai Arut juga telah membenamkan dermaga, pustu, poliklinik dan rumah warga di Desa Riam Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat. (BAZ/B-10)