BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Salah satu Bakal calon kepala desa (kades) Pulau Keladan, Kecamatan Mantangai bernama Rusmaila merasa keberatan atas hasil seleksi tambahan Pilkades yang menyatakan dirinya tidak lolos, hingga melakukan aksi damai bersama warga pendukungnya dengan mendatangi kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kapuas, Senin 6 Juni 2022.
Panitia Pilkades tingkat Kabupaten Kapuas dan Dinas PMD Kapuas pun menerima kedatangan mereka dengan baik, dan dilanjutkan rapat bersama dengan bakal calon kepala desa yang bersangkutan beserta perwakilan masyarakat.
Asisten I Setda Kapuas, Ilham Anwar selaku Ketua Panitia Pilkades tingkat kabupaten didampingi Kepala Dinas PMD Kapuas, Yanmarto seusai rapat mengatakan dari hasil rapat ini memberikan pilihan akan dilakukan scoring atau penilaian ulang secara terbuka.
"Tetapi, itupun menunggu surat resmi keberatan dari bakal calon kades, yang akan diberi waktu selama tiga hari," kata Ilham Anwar kepada wartawan.
Kalau sampai batas waktu itu tidak disampaikan surat keberatan, maka hasil pleno tanggal 4 Juni 2022 itu dinyatakan sah.
--page
"Setelah surat keberatan masuk, baru akan dijadwalkan kembali penilaian ulang. Paling lama satu hari setelah itulah kita jadwalkan," ucapnya.
Sebelumnya, dihadapan massa yang melakukan aksi, Ilham sudah menjelaskan bahwa di Desa Pulau Keladan ini terdapat 7 bakal calon kades.
"Karena sesuai aturan undang-undang, hanya ada 5 yang bertahan menjadi calon kades, maka dilakukan seleksi tambahan ini," jelasnya.
Adapun seleksi tambahan tersebut dilakukan karena bakal calon kades di desa tersebut lebih dari 5 orang, sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Sementara, Bakal Calon Kades Pulau Keladan, Rusmaila mengatakan terkait pengajuan surat keberatan yang diberikan waktu tiga hari itu masih belum diputuskan.
"Kami masih belum memutuskan dulu. Karena ada pesan dari tokoh maasyarakat Desa Pulau Keladan kita akan berunding dulu dengan mereka, apa nanti tindak lanjut ke depan tiga hari batas waktu yang diberikan pihak panitia," ucap Rusmaila.
Tetapi, dia tetap mengharapkan agar seleksi tambahan itu bisa diulang. "Kami minta kembali bisa diulang. Karena ini sesuai permintaan masyarakat. Kami harapkan bisa tes kembali disaksikan secara bersama oleh masyarakat. Kalau dari panitia tadi bisa keberatan untuk scoring ulang. Tapi itu tidak kami inginkan karena hasilnya tetap," tandasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)









