BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2022, sejumlah hewan ternak yang masuk wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat mendapat pengawasan yang ketat dari petugas.
Dalam kesempatan kali ini, Personel Satpolairud mendampingi petugas dari KP3 Kumai, Sat intelkam, petugas karantina hewan dan petugas dari Dinas Ppleternakan Hewan (DPKH) Kobar, memperketat pemeriksaan terhadap calon hewan kurban yang datang di Wilkum Polres Kobar.
Sebanyak 240 ekor sapi yang datang dengan diangkut menggunakan Kapal Layar Motor (KLM) Karya Utama di Dermaga PT.Kalimantan Sumber Energi, Kecamatan Kumai, Senin 6 Juni 2022 pagi, di periksa oleh petugas gabungan tersebut.
Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono melalui Kasatpolairud AKP Roni Paslah mengatakan, bahwa kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk memeriksa sapi yang datang ke wilayah hukum Polres Kobar, guna untuk memastikan bahwa sapi sapi yang datang semuanya dalam keadaan sehat.
"Pemeriksaan dilakukan, untuk memastikan agar hewan tidak membawa suatu penyakit apapun, seperti yang saat ini beredar yaitu penyakit mulut dan kuku (PMK). Jadi, setiap hewan yang datang dalam keadaan sehat dan aman untuk diqurbankan pada perayaan hati besar Idul Adha nanti," ujarnya.
--page
Petugas juga memeriksa kesehatan hewan, para petugas juga memberikan vitamin dan obat cacing kepada calon hewan kurban tersebut.
"Pemeriksaan seperti ini akan kami lakukan secara rutin kepada sapi sapi ataupun hewan yang masuk ke wilkum Polres Kobar," ungkapnya.
Disebutkkannya, adapun ciri-ciri hewan kurban sendiri yakni dilihat dari usia (kambing satu tahun, sapi 2 tahun), sehat, kemudian dilihat dari gigi dan lain sebagainya.
"Jadi, selain dipastikan sehat hewan untuk kurban juga harus disesuaikan syariatnya dan juga ketentuan dari DPKH. Lalu, setelah dinyatakan layak untuk dijadikan hewan kurban, petugas memberikan surat keterangan sehat hewan," pungkasnya. (DANANG/B-6)









