FERRI Bastian (31 tahun) warga Seragen, Jawa Tengah yang tinggal di kamar kos Jalan Dismon Ali, Kecamatan Baamang, Kotim, ternyata tewas karena bakar diri. Pada Minggu (3/1/2015) sekitar pukul 18.30 WIB Ferri ditemukan warga terbakar di dalam toilet dan ia akhirnya tewas pada Senin (4/1/2015) sekitar pukul 15.00 WIB.
Korban nekat membakar diri lantaran tidak mau diputusi dan ditinggalkan oleh kekasih gelapnya (tanpa ikatan perkawinan). Sehingga dia nekat menyiram sekujur tubuhnya dengan minyak tanah, dan langsung membakar.
“Setelah kami telusuri, dan memintai keterangan perempuan yang saat itu bersama, rupanya dia bunuh diri karena tidak mau putus dengan wanita tersebut,” ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan, di Mapolres Kotim, Selasa (5/1/2015).
Dari keterangan wanita tersebut, mereka sudah tinggal bersama sekitar dua bulan terakhir. Pada hari itu, dirinya dan korban sedang cekcok masalah hubungan mereka. Di mana sang perempuan ingin putus dari Ferri. Tak terima Ferri langsung mengancam akan bunuh diri kalau kekasihnya itu pergi.
Niat putus
Karena niat wanita perempuan itu bulat, diapun tidak menghiraukan korban. Hal itu langsung membuat Ferri mengambil minyak tanah dan menyiramkannya ke sekujur tubuh. Setelah menyiramkan minyak itu, dia langsung mengambil korek dan membakar dirinya sendiri.
Melihat hal itu, sang perempuan langsung berusaha menolong korban dengan menyiramkan air ke badannya. Namun upaya itu sudah terlambat, dan api dengan cepat membakar tubuh Ferri.
Warga sekitar yang mengetahui hal itu langsung membawanya ke RSUD Dr Murjani Sampit untuk diberikan perawatan. Namun apa boleh buat, setelah 18 jam akhirnya korban menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (5/1/2016).
(HM/B-7)


