Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Lurand mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan kepastian soal rekrutmen CPNS tahun 2016 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

“Informasi ada atau tidaknya penerimaan CPNS tahun ini masih belum ada kepastian. Meski begitu, Pemkab Gumas telah mengajukan usulan formasi CPNS, bahkan disertai dengan anjab (Analisis Jabatan) dan ABK (Analisis Beban Kerja) seperti ketentuan yang telah ditetapkan Kemenpan RB,” kata Lurand saat ditemui Borneonews di ruang kerjanya, Senin (4/1/2016).

Ia melanjutkan pihaknya mengajukan kurang lebih 1000 formasi yang diusulkan untuk memenuhi kebutuhan lima tahun ke depan. Usulan itu disampaikan ke Kemenpan RB tahun 2015 lalu. Formasi yang diusulkan Pemkab Gumas cukup banyak karena wilayah Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau ini masih kekurangan PNS.

“Saat ini jumlah PNS di Gumas kurang lebih 3.924 orang, sedangkan masyarakat yang harus dilayani mencapai 140 ribu jiwa. Kita masih kekurangan banyak PNS terutama di kecamatan dan kelurahan, kemudian tenaga kesehatan dan guru,” terang dia.

Saat ini, lanjut dia, sebagai langkah antisipasi kekurangan PNS, Pemkab Gumas akan merekrut tenaga honorer tahun ini. Namun, usulan perekrutan tenaga honorer itu harus disampaikan oleh masing-masing SKPD sesuai kebutuhannya masing-masing.

“Kita masih menunggu usulan dari SKPD, nanti akan kita lakukan seleksi untuk perekrutan tenaga honorernya,” imbuh dia.

Ditemui terpisah, Hari Nando (28) warga jalan Damang Sawang, Kuala Kurun berharap tahun ini ada penerimaan CPNS. Putra daerah Gumas yang merupakan alumni salah satu perguruan tinggi di Palangka Raya ini berharap pemerintah membuka peluang baginya untuk menjadi abdi negara.

“Kita sangat menginginkan adanya penerimaan CPNS tahun ini. Apalagi di daerah ini masih kekurangan PNS,” harapnya.
(EP/B-8)