BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul mengingatkan tentang beban tuberkulosis (TBC).
“Indonesia merupakan salah satu negara dengan beban Tuberkulosis (TBC) tertinggi ketiga setelah China,” kata Suyuti saat kegiatan monitoring dan evaluasi Laboratorium Mikroskopis baru baru ini.
Namun, ia menyampaikan angka tersebut sudah sedikit membaik jika dibandingkan dengan data tahun 2020. Indonesia berada di urutan kedua setelah India.
“Berdasarkan Global TB Report Tahun 2021, diketahui insiden TBC sebanyak 824.000 kasus serta mortalitas TBC 34 per 100.000 penduduk per tahun,” sebut dia.
Menurutnya, tantangan baru bagi pengendalian TBC adalah pandemi Covid-19. Penyakit TB merupakan salah satu komorbid yang berpengaruh memperburuk pandemi.
--page
“(TBC)merupakan salah satu faktor komorbid yang harus di-screening sehingga berpotensi memperlambat proses pemberian vaksinasi covid-19,” imbuhnya. (HERMAWAN DP/B-7)









