BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo meminta, kabupaten dan kota untuk selalu siap siaga mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayahnya.
"Intinya kita melakukan deteksi sejak dini. Jika memang terjadi hal-hal yang dirasakan akan menimbulkan sebuah bencana seperti kebakaran saat kecil, jangan kita tunggu pada saat sudah membesar," ungkapnya, Kamis 9 Juni 2022.
Dia mengatakan periode musim kemarau biasanya dimulai pada Juni setiap tahun, sehingga kesiapsiagaan serta antisipasi harus dioptimalkan.
"Standar operasional prosedur dalam menghadapi ancaman karhutla, saya rasa tetap sama, jangan pernah lengah, tingkatkan kesiapsiagaan personil dan sarana prasarana," tegasnya.
Dia juga berpesan untuk terus memantapkan sinergitas semua pihak dalam sistem satu komando melalui Satgas Pengendali Karhutla agar upaya pengendalian karhutla semakin efektif dan efisien.
--page
"Kita harus belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, penanganan harus lebih baik dan solid, serta yang terpenting adalah sinergitas, kuncinya adalah koordinasi," tutupnya. (NOPRI/B-11)









