PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Tengah (Kalteng), Suyuti Syamsul menyampaikan tiga target yang perlu dicapai untuk menyukseskan Indonesia tanpa HIV di 2030.

“Dalam rangka menuju eliminasi HIV di Indonesia tahun 2030, maka ada tiga target dampak (impact) yang hendak dicapai pada tahun 2024," kata Suyuti Syamsul seperti dikutip dari MMC Kalteng baru baru ini.

Pertama, kata dia, infeksi baru HIV berkurang menjadi 0,18 per 1.000 penduduk. Kemudian infeksi baru HIV dan Sifilis pada anak mencapai kurang dari atau sama dengan 50 per 100.000 penduduk pada tahun 2022, dan terakhir infeksi Sifilis menjadi 5,3 per 1.000 penduduk tidak terinfeksi atau penurunan 30 persen di tahun 2024.

Terkait itu, pemerintah juga mencanangkan strategi Fast Track, didukung dengan strategi akselerasi Suluh, Temukan, Obati dan Pertahankan (STOP) Kementerian Kesehatan.

Suluh dilaksanakan melalui edukasi yang menargetkan sekitar 90 persen masyarakat paham HIV, Temukan dilakukan melalui percepatan tes dini dan diharapkan sekitar 90 persen ODHA mengetahui statusnya.

--page

Kemudian, tambah dia, jargon Obati dilakukan untuk mencapai 90 persen, ODHA segera mendapat terapi ARV dan pertahankan yakni 90 persen ODHA yang ART tidak terdeteksi virus. (HERMAWAN DP/B-7)