BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo menyampaikan beberapa arahan gubernur dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT. Jamkrida Kalteng.
Pesan pertama, pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota diminta untuk mengarahkan penjaminan-penjaminan proyek (Surety Bond) yang bersumber dari APBD/APBN, ke PT. Jamkrida Kalteng.
Dia meminta PT. Jamkrida Kalteng dapat bersinergi dengan perusahaan keuangan daerah PT Bank Kalteng untuk mengoptimalkan perekonomian.
“Sebagai BUMD Kalteng, PT Bank Kalteng dan PT. Jamkrida Kalteng harus mampu bersinergi, sehingga diharapkan kedua BUMD ini mampu semakin optimal ikut meningkatkan perekonomian Kalteng,” kata Edy di aula Jayang Tingang seperti dikutip dari MMC Kalteng, Jumat 10 Juni 2022.
Pesan selanjutnya, untuk kabupaten/kota se-Kalteng, diharapkan kedepan bisa mendirikan Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (PD-BPR).
--page
Hal itu bertujuan agar penyaluran dan penjaminan kredit bagi pelaku usaha mikro kecil bisa tersalurkan secara merata. Dicontohkannya seperti BPR yang sudah dimiliki Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dan Sukamara.
Terakhir, tentang peningkatan kualitas SDM dan jaringan layanan maupun pemanfaatan teknologi informasi harus terus dilakukan secara berkesinambungan. (HERMAWAN DP/B-11)








