BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pihak PT PLN berjanji segera memindahkan dua tiang listrik bekas yang melintang pada bahu jalan dan drainase di Desa Simpang Naneng, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur.
Dalam video berdurasi 1,5 menit yang beredar di masyarakat terlihat jelas dua batang tiang distribusi listrik berbahan beton melintang di atas parit dan badan jalan.
Masyarakat mengkhawatirkan kedua tiang tersebut dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas saat kendaraan bermotor keluar dari badan jalan atau jalan beraspal.
"Ini sudah saya hubungi petugas, Insya Allah ini ditindaklanjuti nanti mungkin hari Senin sama teman-teman," kata Manajer PLN Unit Layanan Pelanggan Buntok Rusda Basofi, menanggapi video yang beredar luas tersebut.
Dia mengaku baru mengetahui ada tiang milik PLN yang melintang di jalan dan mengganggu aktivitas warga maupun proyek pengerjaan jalan dan drainase.
--page
Rusda mendapatkan penjelasan dari petugas di lapangan bahwa tiang tersebut merupakan bagian dari 5 tiang listrik yang roboh beberapa waktu lalu karena kondisi tanah yang lembek atau labil akibat curah hujan yang tinggi.
"Laporan ini segera kami tindak lanjuti hari Senin nanti karena itu butuh banyak tim dan banyak orang untuk menggeser tiang beton itu, kami akan coba langsung dibantu pinggirkan sama truk yang lewat karena mobil kami gak kuat nanti digeser ke pinggir jalan aja," jelasnya. (BOLE MALO/B-11)









