DALAM tiga hari belakangan, kebakaran bangunan rumah terjadi berturut-turut di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Teranyar, satu kamar barakan milik Prayitno, warga RT 11 Kelurahan Sidorejo Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Pangkalan Bun, hangus dilalap api pada Selasa (5/1) malam.
Kebakaran di kamar barakan bernomor 1 yang dihuni oleh Supriyadi dan keluarganya itu, nyaris tak tertangani dan melahap beberapa kamar barakan lain. Pasalnya, saat terbakar para penghuni kamar tengah berada di rumah sakit.
“Tidak ada orangnya. Yang tinggal di kamar itu, isterinya sedang melahirkan dan tetangga-tetangganya tadi juga sedang menjenguk ke rumah sakit,” ujar Prayitno, sang pemilik bangunan barakan, Selasa (5/1/2016).
Prayitno menambahkan, kebakaran tersebut pada awalnya diketahui oleh para warga yang tinggal di sekitar barakan. Yang melihat adanya api yang cukup besar dan kepulan asap yang keluar dari kisi-kisi atau ventilasi udara.
Beruntung warga sekitar cepat tanggap dan mengoperasikan satu unit mesin diesel Dong Feng untuk memadamkan dan melokalisasi kebakaran.
Menurut Prayitno, hampir seluruh barang dan perabotan di kamar yang dihuni keluarga Supriyadi hangus terbakar. Termasuk satu unit televisi, kipas angin, kasur dan pakaian.
“Barang yang lain saya tidak tahu. Soalnya habis semua yang di kamar itu. Sepertinya bukan karena korsleting listrik. Mungkin dari obat nyamuk.”
Isteri Prayitno menambahkan, kebakaran kamar barakan itu terjadi tak lama setelah salah seorang kerabat Supriyadi datang dan masuk ke kamar untuk mengambil pakaian. “Mau Isya tadi, sekitar pukul 19.00 WIB ada anak buahnya mengambil pakaian untuk salin.”
Kebakaran yang terjadi di Gang Bata Jalan Jenderal Sudirman itu sempat menggegerkan warga sekitar. Lantaran, saat kejadian berlangsung, sirine dan lalu lalang kendaraan dari kepolisian dan pemadam kebakaran yang terjun ke lokasi mengundang perhatian dan keingintahuan warga.
Bahkan sempat beredar isu, pengerahan unit pemadam kebakaran itu merupakan buah dari keisengan warga alias atas laporan fiktif belaka. (RD/B-10)


