Diduga sedang mabuk minuman keras (miras), seorang pemuda bernama Alek tewas. Ia mengalami kecelakaan tunggal saat menunggang sepeda motor berboncengan dengan Rekman, di Jalan Tjilik Riwut, Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah, Rabu (6/1/2015) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.
Dari salah satu kantung celana Alex, polisi menemukan botol miras. "Keduanya juga tidak menggunakan helm (sehingga saat jatuh kepalanya langsung terbentur ke aspal)," kata Kasat Lantas Polres Mura, AKP Reda.
Alex adalah warga Desa Benao Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara (Barut). Ia langsung tewas di lokasi kecelakaan tunggal yang berdekatan dengan Kantor Dewan Adat Dayak (DAD) MUra. Sedangkan rekannya, Rekman, warga Desa Muara Untu, Kecamatan Murung, Mura, mengalami koma dan dirawat di RSUD Puruk Cahu.
''Kami menduga tewasnya salah satu pengendara karena kepalanya terbentur semen (tembok) di pinggir jalan. Terbukti, ada bekas rambut korban yang menempel di semen itu," ungkap Aman, warga di sekitar lokasi kecelakaan.
Warga setempat baru mengetahui adanya kecelakaan itu menjelang hari mulai terang. Mereka menemukan tubuh Alek sudah terbujur kaku dengan posisi tergeletak di pinggir jalan. Tetapi jasadnya itu sudah ada yang menutupi dengan daun pisang.
"Saat terjadinya kecelakaan, di sekitar lokasi memang sunyi dan warga kebanyakan masih istirahat tidur. Jalananan tersebut juga dikenal rawan kecelakaan karena kondisinya menurun," tutur Aman.
Polisi masih mengumpulkan bukti dan keternagan saksi untuk mengetahui asal mula terjadinya kecelakaan maut tersebut. ''Akan kita selediki dengan terus mencari saksi dan kita juga belum mengetahui siapa di antara keduanya yang membawa motor dan siapa yang dibonceng," kata AKP Reda. (SU/B-1))


