BORNEONEWS, Sampit - Kebakaran besar yang melanda gudang kelontongan atau barang pecah belah di Gang Makmur, Jalan H Anang Sentawi, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menjadi perhatian masyarakat.
Sehingga, banyak masyarakat yang senagaja datang ke dekat lokasi dengan mengendarai motor dan mobil menonton kejadian tersebut.
Hal itupun membuat sejumlah jalan sekitar lokasi alami kemacetan yang cukup panjang. Sehingga, menyulitkan armada pemadam kebakaran untuk masuk ke lokasi.
Warga sekitar dan petugas sendiri berupaya untuk melerai kemacetan tersebut. Agar para petugas bisa menyisir pinggiran bangunan yang terbakar tersebut.
Saat ini, petugas pemadam kebakaran baik dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan juga sejumalh relawan masih berjibaku untuk memadamkan api yang membakar gudang tersebut.
--page
Sementara, dari informasi yang dihimpun Borneonews.co.id, kebakaran tersebut diketahui warga sekitar pukul 15.00 WIB. Kepulan asap terlihat keluar dari atap bangunan tersebut.
"Kami melihat kepulan asap hitam keluar dari atap bangunan, setelah itu barulah menelpon pihak pemadam," terang Fredi, Minggu, 12 Juni 2022.
Kebakaran tersebut sendiri menarik perhatian masyarakat. Bahkan hingga 1 jam 30 menit berlangsung, ratusan masyarakat masih berada di sekitar titik lokasi kebakaran.
Banyak dari mereka yang mengabadikan kejadian tersebut melalui Hp, dan tidak sedikit juga yang langsung live di media sosial. Namun ada juga tang berupaya membantu petugas untuk menyiram bangunan. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








