BORNEONEWS, Sampit — Hingga malam ini, api masih berkobar di gudang kelontongan yang terbakar di Jalan Kopi Selatan, Sampit, Kotawaringin Timur. Pemadam kebakaran pun masih terus berjuang memadamkan api yang ada di dalam gudang itu.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur, Hawianan menyebutkan, butuh waktu lama untuk memadamkan api kebakaran gudang kelontong itu.
“Api kemungkinan masih ada dua sampai tiga hari mengingat isi gudang kebanyakan dari bahan plastik,” ujarnya, Minggu (12/6).
Ia menerangkan sampai saat ini petugas pemadam kebakaran bersama sejumlah relawan masih berjibaku untuk memadamkan api yang masih menyala di tengah gudang.
“Kami mengerahkan sekitar 100 personel langsung terjun ke lokasi,” ujarnya.
--page
Ia menambahkan bahwa ada tujuh unit armada mobil pemadam kebakaran yang diterjunkan langsung oleh Disdamkarmat untuk menjinakkan api.
Petugas pun cukup kesulitan karena kurangnya alat yang memadai seperti alat pelindung api. Sebab petugas harus masuk ke dalam gudang untuk menyemprot langsung ke titik api.
“Cukup sulit karena kami kekurangan peralatan,” pungkasnya.
Hingga kini juga belum diketahui pasti penyebab api yang membakar gudang dan sejumlah warga tersebut. Namun masyarakat berharap api dapat dipadamkan secara keseluruhan sehingga tak khawatir membesar dan membakar bangunan lainnya. (USAY NOR RAHMAD/B-5)









