SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Gudang Kelontongan di Jalan Kopi Selatan, Sampit, Kotawaringin Timur, yang terbakar dipastikan tidak ada aktivitas saat kejadian karena kejadian karyawan libur. 

"Libur saat minggu, jadi tidak ada aktivitas sama sekali," ungkap salah seorang karyawan gudang, yang enggan menyebutkan namanya, Minggu, 13 Juni 2022. 

Sementara bos atau pemilik gudang saat kejadian kebakaran berdasarkan pengakuan pekerja, sedang tidak berada di tempat. 

Sementara pantauan borneonews.co.id upaya pemadaman api cukup sulit. Pasalnya kondisi gudang terkunci sedangkan di dalam gudang penuh dengan barang mudah terbakar. 

"Kami terpaksa membobol celah pintu gudang dan petugas kami masuk lewat lubang di pintu besi itu," ungkap Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotawaringin Timur, Hery Wahyudi. 

--page

Sementara itu, kerabat pemilik gudang juga enggan memberikan keterangan ke awak media. Sehingga belum bisa diperkirakan jumlah kerugian akibat kebakaran besar itu. 

Kabarnya, selain gudang kebakaran juga telah merambah ke bangunan milik warga. Sementara hingga pukul 18.30, upaya pemadaman masih berlangsung. Dan, kepulan asap masih muncul di areal gudang. (USAY NOR RAHMAD/B-5)