BORNEONEWS, Sampit - Petugas pemadam kebakaran hingga saat ini masih berjibaku untuk memadamkan api yang membakar sebuah gudang kelontongan, yang berada di Jalan Kopi Selatan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), meskipun sudah dilakukan hampir 4 jam.
"Pemadaman cukup sulit dilakukan, karena isi dalam gudang tersebut merupakan bahan mudah terbakar. Sehingga pemadaman sulit dilakukan," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim Hawianan, Minggu, 12 Juni 2022.
Saat ini api masih menyala di dalam gudang tersebut. Kepulan asap pekat juga terus keluar. Petugas pemadam gabungan terus berjibaku, untuk berupaya memadamkan api tersebut.
Selain itu, kondisi di dalam gudang juga sulit dimasuki. Sehingga, petugas secara bergantian masuk dengan jeda waktu yang sangat pendek. Karena dikhawatirkan kepulan asap tersebut membuat mereka susah bernafas.
"Kami belum memiliki peralatan canggih, seperti oksigen dan alat pelindung diri. Sehingga, sulit untuk masuk ke dalam gudang lebih lama," terang Hawianan.
--page
Sementara, gudang tersebut merupakan milik Susan (45). Selain gudang, ada juga rumah warga yang terbakar, dengan konstruksi kayu. Yakni milik Abah Eka (60). (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









