BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi C DPRD Palangka Raya, Susi Idawati mengajak masyarakat mengurangi pemakaian kantong plastik sekali pakai untuk mencegah kerusakan lingkungan.
"Untuk menjaga lingkungan ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, misalnya mengurangi penggunaan kantong plastik untuk belanja, tidak buang sampah sembarang dan hal-hal yang baik bagi lingkungan," katanya, Senin 13 Juni 2022.
Dia mengatakan, beberapa tahun belakang Indonesia dicap sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok.
Untuk itu warga wajib mengurangi pemakaian kantong plastik karena sifat plastik yang tidak dapat diurai, berbeda dengan bahan lain seperti kertas dan daun.
Pemerintah telah menetapkan target dalam pengurangan sampah plastik mengacu pada Perpres Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga, yaitu jumlah pengurangan sampah plastik 30 persen pada 2025.
--page
Politisi Nasdem itu menyebutkan, saat ini sampah plastik telah menjadi permasalahan global yang menjadi perhatian nasional dan dunia. Oleh karen itu ia mengajak warga Kota Cantik berkontribusi untuk mengatasi isu tersebut dengan memulai langkah pengurangan penggunaan kantong plastik.
"Kalau harus meninggalkan penggunaan kantong plastik sepenuhnya, mungkin masih sulit. Maka pengurangan adalah kuncinya dan semua pihak harus berperan aktif dalam mewujudkan hal ini," pungkasnya. (HENDRI/B-6)









