BORNEONEWS, Sampit - Kerugian materil kebakaran gudang kelontongan di Jalan Kopi Selatan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), diperkirakan mencapai Rp 15 miliar.
"Dari hasil keterangan pemilik perkiraan sementara kerugian mencapai Rp 15 miliar," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim Hawianan, Senin, 13 Juni 2022.
Kerugian besar tersebut dikarenakan isi dalam gudang merupakan barang yang bernilai besar. Seperti pipa, selang, cat, korek api gas, dan juga barang pecah belah lainnya.
Barang-barang tersebut memenuhi bangunan yang luasnya mencapai 120 x 30 meter tersebut. Hanya sedikit barang yang dapat diselamatkan oleh pihak karyawan, sedangkan sisanya jadi arang.
"Barang-barang tersebut mudah terbakar. Karena juga ada barang yang berbahan karet. Sehingga, pemadaman membutuhkan waktu 21 jam," terang Hawianan.
--page
Sementara, kebakaran tersebut terjadi sejak Minggu, 12 Juni 2022 sekitar pukul 15.00 WIB. Dan baru bisa dipadamkan pada Senin, 13 Juni 2022 pukul 12.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja, sebuah rumah warga yang berada di sebelah Utara bangunan, juga ikut terbakar. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)









