BORNEONEWS, Palangka Raya – Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kalteng, Leonard S. Ampung mengajak Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) untuk menjadi pionir.
“Selaku koperasi yang pengurus dan anggotanya adalah para Abdi Negara, tentu KPRI wajib menjadi yang terdepan sebagai pionir, contoh, serta panutan bagi koperasi lainnya,” kata Leonard saat membacakan sambutan Sekda, Senin 13 Juni 2022.
KPRI harus mencontohkan transformasi menjadi semakin modern kearah digital dari kondisi riil koperasi kebanyakan saat ini yang rata-rata masih konvensional, berskala kecil, dan bernilai tambah kecil.
Seperti diketahui Pengembangan Koperasi dan UMKM menjadi salah satu fokus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng dalam percepatan pembangunan ekonomi.
Hal ini tertuang dalam misi ke 1 Pembangunan Daerah Kalteng 2021-2026, yakni mempercepat pembangunan ekonomi yang produktif, kreatif dan berwawasan lingkungan.
--page
Data Pemprov Kalteng menunjukan Kalteng memiliki 3.410 unit koperasi pada 2021 dengan jumlah anggota 433.968 orang, mengalami peningkatan dari 3.328 unit koperasi di tahun 2020.
Koperasi dinilai sebagai badan usaha yang dapat menaungi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). Keduanya saling berkaitan menjadi daya ungkit perekonomian. (HERMAWAN DP/B-11)








