RUMAH jabatan wali kota Palangka Raya terus membutuhkan kucuran anggaran. Kepala Dinas cipta karya tata ruang dan perumahan (Disciptarum) Kota Palangka Raya Rojikinnor menyebut angka Rp 7 miliar untuk kucuran APBD tahun 2016 ini. Kucuran ini guna melanjutkan tiga bangunan yang didanai APBD tahun sejak dua tahun sebelumnya, dan itupun diyakini masih belum bisa selesaikan total bangunan.


Itu lantaran kompleks Rujab yang terdiri deretan beberapa unit bangunan belum selesai. Bahkan saat ini bangunan Rujabnya sendiri yang terletak di paling belakang kompleks masih berupa pondasi dan tiang pancang. Sementara yang sudah berdiri megah adalah pendopo yang terletak di  bagian paling depan, disusul rumah betang yang difungsikan aula di bagian tengah.

“Untuk tahun ini, total anggaran yang dikucurkan untuk melanjutkan bangunan kompleks Rujab ini ada Rp 7 miliar. Ini untuk merampungkan bangunan rumah betang yang ditengah sampai atap tuntas, juga melanjutkan Rujab yang di belakang yang masih pondasi ini,” tutur Rojikin kepada Borneonews disela mendampingi Walikota Riban Satia dan Wakil Walikota Mofit Saptono sidak pembangunan Rujab dua hari lalu.

Ia berharap pelan-pelan kompleks itu kian menunjukkan hasilnya, lantaran memang pembangunan dilakukan bertahap untuk beberapa tahun akibat keterbatasan anggaran. (RZ/*)